Kawal Bantuan Rumah Layak Huni, Tiga Pilar Desa Banjarsari Kulon Cek Progres Bedah Rumah BSPS di Dusun Beketok
MADIUN – Sinergitas Tiga Pilar (TNI, Polri, dan Pemerintah Desa) kembali ditunjukkan dalam pengawalan program kesejahteraan sosial di wilayah Kecamatan Dagangan. Pada Rabu (21/1/2026) pagi, fokus kegiatan diarahkan pada monitoring program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Banjarsari Kulon.
Bhabinkamtibmas Desa Banjarsari Kulon, Aiptu Suwardi, bersama Babinsa Koramil setempat, turun langsung ke lapangan mulai pukul 10.00 WIB. Mereka menyambangi lokasi penerima bantuan di Dusun Beketok RT 39 RW 14 guna mengecek progres pembangunan.
Wujudkan Hunian Layak bagi MBR
Program yang digulirkan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) ini menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan rumah yang layak huni, sehat, dan aman.
Dalam pengecekan tersebut, Aiptu Suwardi memastikan bahwa dana stimulan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai kurang lebih Rp 20 juta per unit benar-benar dialokasikan sesuai peruntukannya.
"Kami hadir untuk memastikan tidak ada kendala di lapangan. Program ini sangat vital bagi penerima manfaat yang membutuhkan tempat tinggal yang manusiawi. Kehadiran Tiga Pilar adalah bentuk garansi bahwa bantuan pemerintah sampai ke tangan yang berhak," ujar Aiptu Suwardi.
Hidupkan Semangat Gotong Royong
Lebih dari sekadar bantuan fisik, program BSPS ini juga membawa misi sosial yakni menghidupkan kembali budaya gotong royong. Aiptu Suwardi mengapresiasi semangat penduduk sekitar yang bahu-membahu membantu proses renovasi rumah tetangganya.
"Prinsip swadaya dan gotong royong sangat kental di sini. Bantuan pemerintah menjadi pemantik, lalu tenaga dan kekompakan masyarakat yang menyempurnakannya. Inilah kunci sukses program bedah rumah di Banjarsari Kulon," tambahnya.
Komitmen Polsek Dagangan
Kapolsek Dagangan, AKP Eko Harianto, S.H., M.H., menegaskan bahwa jajarannya akan terus mengawal setiap program pembangunan desa. Hal ini dilakukan agar transparansi terjaga dan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan papan.
Hingga monitoring selesai, proses pembangunan di Dusun Beketok berjalan lancar dan situasi keamanan lingkungan terpantau kondusif.
(Tim Redaksi)
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0







